Monday, August 10, 2026

BOLTS and NUTS

 Ø  BAUT DAN MUR

Baut dan mur digunakan untuk mengencangkan part-part di berbagai area di kendaraan. Ada berbagai macam tipe baut dan mur sesuai dengan penggunaannya. Sangat penting untuk mengetahuinya agar pekerjaan perbaikan dapat dilakukan dengan benar.

 


Gambar Baut dan Mur 


 

Ø  Nama setiap bagian baut

Baut memiliki nama yang berbeda-beda guna menunjukkan ukuran dan kekuatannya. Baut yang digunakan pada kendaraan dipilih menurut kekuatan dan ukuran yang dibutuhkan oleh masing-masing area. Oleh karena itu, mengetahui nama baut merupakan salah satu dasar dalam melakukan pekerjaan perawatan.

 

Nama Baut

Contoh: M 8 x 1.254T

 M: Tipe Ulir

Posisi “M” untuk ulir metrik. Tipe lain dari ulir adalah: "S" untuk ulir small, dan “UNC” untuk ulir kasar.

8: Diameter luar baut

Dalam gambar, ini ditunjukkan oleh No. 7

1.25: Pitch ulir (mm)

Dalam diagram, hal itu ditunjukkan oleh No. 8

4T: Kekuatan.

Nomor menunjukkan 1/10 dari minimum tensile strength dalam unit kgf/mm2, dan huruf besar untuk “tensile strength”. Strength dicap pada kepala baut.

  

Tipe-tipe Baut

 


 

Tipe-tipe Baut

A.      Baut kepala segi enam (heksagonal )

Ini adalah tipe baut yang paling umum. Beberapa di antaranya memiliki sebuah flange atau washer di bawah kepala baut.

Ø  Tipe flange:

Bagian dari kepala baut yang mengalami kontak dengan part, memiliki permukaan yang lebar untuk mengurangi tekanan kontak yang digunakan oleh baut terhadap part. Karena itu efektif dalam meminimalkan kemungkinan part rusak.

Ø  Tipe washer:

Efektifitasnya serupa dengan tipe flange. Efektif juga saat digunakan untuk mengencangkan part yang memiliki lubang dengan diameter lebih lebar daripada kepala baut. Tipe ini menggunakan washer pegas di antara kepala baut dan washer untuk meminimalkan kekendoran baut.

 

B.      Baut – U

Baut-baut ini digunakan untuk menghubungkan pegas daun ke axle. Disebut "Baut-U" karena bentuknya menyerupai huruf "U".

 

C.      Baut Tanam

Baut-baut ini digunakan untuk mencari part terhadap part lain, atau untuk memudahkan perakitan.

  

Ø  Baut Plastic Region

Baut plastik, yang memberikan tegangan aksial tinggi dan stabilitas, digunakan sebagai baut cylinder head dan baut beraing cap pada beberapa mesin. Baut kepala memiliki ciri segi dua belas (luar dan dalam).


 

Tipe-tipe Mur

 


Tipe-tipe Mur

a.       Mur Heksagonal

Mur tipe ini yang paling umum digunakan. Beberapa di antaranya memiliki flange di bawah mur.

 

b.      Mur bertutup (Capped nut)

Mur-mur ini digunakan sebagai mur hub pada roda aluminum, dan memiliki tutup untuk menutupi ulir-ulurnya. Mur-mur ini digunakan untuk mencegah ujung ujung baut agar tidak berkarat atau untuk tujuan keindahan.

 

c.       Mur castle (mur mahkota)

Mur-mur ini memiliki alur-alur atau silinder beralur. Untuk mencegah agar mur tidak berputar dan menjadi kendor, sebuah cotter pin dimasukkan ke dalam alur. Mur-mur ini digunakan untuk berbagai macam persambungan, seperti pada sistem kemudi.

 

Ø  Metode penguncian

 


A.    Mur pengunci

Mur pengunci memiliki ulir yang berubah ben tuk, atau, setelah dikencangkan ditempatnya, ulirnya menjadi berubah bentuk untuk mence gah agar mur tidak kendor. Mur ini biasanya digunakan pada komponen pemindah daya kendaraan

 

B.     Washer

Washer (ring) biasanya diklasifikasik dalam dua tipe berdasarkan metode pengunciannya.

-          Washer pegas & washer bergelombang

Gaya pegas washer meminimalkan kekendoran baut atau mur.

-          Washer bergigi

Washer ini memiliki permukaan bergigi pada salah satu sisinya, yang memberikan gesekan untuk meminimalkan kekendoran baut atau mur.

 

  


 

C.     Cotter pin

Cotter pin digunakan bersama dengan mur mahkota untuk fungsi penguncian. Terutama digunakan pada komponen kemudi kendaraan.

D.    Plat pengunci

Tab-tab plat pengunci diletakkan pada baut atau mur untuk mencegah agar pengencang tidak kendor. Gambar menunjukkan plat penguncian yang digunakan pada diferensial kendaraan. Plat pengunci tidak dapat digunakan kembali.

 

Pengukir jarak ulir (Screw Pitch Gauge)

Screw pitch gauge dirancang untuk mengukur jarak ulir mur atau baut. Gauge ini terdiri dari beberapa bilah dengan profil yang berbeda, dan nilainya tercantum pada setiap bilahnya.

 


 

 Metode Pengukuran

Letakkan bilah screw pitch gauge pada ulir yang diperiksa. Bila tidak cocok, cobalah dengan bilah yang lain sampai di dapat ukuran yang cocok. Setelah menemukan kecocokan maka nilai pitch yang ditunjukkan pada bilah adalah sama dengan jarak ulir sekrup yang bersangkutan. Dalam mengukur ulir ini sangat penting karena berhubungan dengan sambungan setiap komponen nya, yang apabila setiap sambungan contoh ulir mur dan bautnya tidak sama maka dapat menyebabkan tidak kencang atau yang lebih parah merusak ulir tersebut. 


  


 

BOLTS and NUTS

  Ø   BAUT DAN MUR Baut dan mur digunakan untuk mengencangkan part-part di berbagai area di kendaraan. Ada berbagai macam tipe baut dan mu...